Rabu, 09 Februari 2011

Menghargai diri sendiri

"Menghargai diri sendiri" begitulah kata kita, apabila ada orang yang tidak berprilaku sopan kepada kita. Kita akan berkata, "Cobalah anda menghargai diri anda dengan berprilaku sopan." Seolah-olah tidak ada masalah dengan kata itu.

Namun ungkapan itu banyak mengandung soal, ketika seseorang mulai menghargai dirinya terlalu tinggi. Namun harga yang diberikan kepada dirinya tidak sesuai dengan apa yang ada pada dirinya. Inilah masalah kemudian akan dituai. Masalah akan bermunculan.

Pertama masalah yang muncul dari diri yang bersangkutan. Masalah yang sering terjadi pada diri yang bersangkutan adalah munculnya rasa sombong, congkak dan angkuh. Dia tidak akan mau merendahkan dirinya sedikitpun apalagi di hadapan orang-orang yang memang dianggap lebih rendah dari dirinya.

Masalah yang kedua adalah masalah yang timbul dari orang lain. Orang lain, akan cendrung menjauh dari dirinya. Menjauh bukan karena takut, atau sungkan kata orang jawa dengan dirinya. Melainkan enggan berhubungan dengan dirinya karena selalu meninggikan dirinya sendiri. Parahnya lagi, kepercayaan lambar laun menjadi hilang kepada orang yang menghargai dirinya terlalu tinggi tersebut.

Sama halnya kita punya barang di dalam toko. Kalau barang yang kita tawarkan tidak sesuai dengan apa yang ada atau kondisi barang itu, orang akan cendrung menjauhi bahkan enggan untuk dekat dengan toko itu. Karena belum menyentuh barang, barang sudah ditawarkan dengan harga yang tinggi.

Inilah kemudian perlunya sikap kita untuk selalu rendah hati kepada siapapun. Rendah hati bukan berarti tidak menghargai diri kita sendiri. Melainkan sikap yang wajar. Apabila kita ingin berbuat hal yang kita inginkan terjadi juga pada kita, maka berbuatlah yang sama terhadap orang lain. Kita yang berbuat, kita pulalah yang akan menunainya.

Salam Hormat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TEXT