Senin, 28 Maret 2011

Kekhawatiran III

Ada seorang laki-laki yang menikahi perempuan tetangganya. Perempuan ini adalah istri keduanya setelah dia berpisah dari istri pertama. Punya anak dua.

Lama dia mencari kerja. Namun pekerjaan yang diharapkan tidak kunjung datang. Akhirnya sang istri yang kreatif bekerja dan menghasilkan uang. Kebutuhan sehari-hari cukup buat makan sekeluarga.

Sampai saat ini sang suami tetap tidak menemukan pekerjaan. Setiap ia bekerja pasti rugi bahkan ketika membuka usaha habis dengan modal-modalnya. Ia menjadi bingung. Gimana solusinya. Apa kata tetangga, pikirnya. Kok laki-laki tidak bekerja. Malah perempuan yang bekerja. Ia merasa harga dirinya terinjak-injak.

Dia kemudian mengadukan perihalnya kepada salah seorang kyai. Sang kyai hanya berkomentar satu kalimat: ah lagi-lagi kekhawatiran diri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TEXT